Memandu dengan ilmu

Akankah Penduduk Surga Saling Mendengki ?

0

Akankah penduduk surga akan memiliki rasa dengki terhadap satu sama lain. Apakah yang terjadi ketika penduduk surga saling dengki satu sama lain. Allah ta’ala berfirman:

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ

“Dan Kami (Allah) cabut segala macam rasa dengki yang berada di dalam dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai…” (QS. Al A’raf: 43)

Dalam ayat lain Allah berfirman: “Dan Kami lenyapkan segala rasa dendam yang berada dalam hati mereka, sedang mereka merasa bersaudara duduk berhadap-hadapan di atas dipan-dipan.” (QS. Al Hijr: 47)
Dalam ayat ini Allah ta’ala mengkabarkan bahwa kelak para penduduk surga mereka tidak akan memiliki permusuhan satu sama lain, mereka tidak memiliki akhlak-akhlak yang tercela, mereka tidak akan menyimpan rasa iri, dengki kepada sesama penduduk surga.

Hal ini tidaklah sama dengan keadaan ketika di dunia. Ketika di dunia manusia bisa saja menyimpan rasa iri dan dengki antara satu sama lain. Dari sini timbul pertanyaan apakah hikmah Allah mencabut rasa dengki dari hati penduduk surga?. Maka di antara hikmah yang dapat diambil dari pencabutan sifat dengki dari hati mereka adalah:

Pertama, Agar mereka menjadi saudara yang saling mencintai.

Kedua, Sesungguhnya derajat penduduk surga itu bertingkat-tingkat sesuai amal kesempurnaan dan tidaknya amalan hamba, maka Allah ta’ala menghilangkan sifat hasad dari hati penduduknya agar penduduk pada tingkatan yang rendah tidak mendengki kepada penduduk tingkatan yang lebih di atas. Hal ini telah dijelaskan di dalam tafsir Ar Razi.

Ketiga, Ini sebagai kabar dari Allah Azza Wa Jalla bahwa Ia membersihkan hati penduduk surga dari sifat dengki dan hasud, sebab pemilik sifat ini akan diazab sedangkan di surga tidak terdapat azab. Ini adalah pendapat Ibnu ‘Athiyah.

Semoga kita termasuk di antara hamba-hamba Allah yang dimudahkan jalannya menuju surga-Nya. Dan dapat menempati Jannah Firdaus. Rasulullah saw bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ آمَنَ بِاللهِ وَبِرَسُولِهِ وَأَقَامَ الصَّلَاةَ وَصَامَ رَمَضَانَ كَانَ حَقًّا عَلَى اللهِ أَنْ يُدْخِلَهُ الْجَنَّةَ جَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللهِ أَوْ جَلَسَ فِي أَرْضِهِ الَّتِي وُلِدَ فِيهَا فَقَالُوا يَا رَسُولَ اللهِ أَفَلَا نُبَشِّرُ النَّاسَ قَالَ إِنَّ فِي الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللهُ لِلْمُجَاهِدِينَ فِي سَبِيلِ اللهِ مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّةِ أُرَاهُ فَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّةِ

Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ia berkata Rasulullah saw bersabda: “Barang siapa yang beriman kepada Allah, menegakkan shalat, berpuasa bulan ramadhan, maka sudah pasti Allah akan memasukkannya kedalam surga, baik apakah dia berjihad di jalan Allah atau dia hanya duduk tinggal di tempat di mana dia dilahirkan”. Mereka bertanya: “Wahai Rasulullah, apakah tidak sebaiknya kami sampaikan berita gembira ini kepada orang-orang?” Beliau bersabda: “Sesungguhnya di surga itu ada seratus derajat (kedudukan) yang Allah menyediakannya untuk para mujahid di jalan Allah dimana jarak antara dua derajat seperti jarak antara langit dan bumi. Untuk itu bila kalian minta kepada Allah maka mintalah surga firdaus karena dia adalah tengahnya surga dan yang paling tinggi. Aku pernah diperlihatkan bahwa diatas firdaus itu adalah singgasanannya Allah Yang Maha Pemurah dimana darinya mengalir sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari no. 2581)

Semoga Allah menjadikan hamba yang terhindar dari sifat iri, dengki dan sifat-sifat buruk lainnya. wallahu a’lam.

MADINA -Majelis Dakwah Islam Indonesia-