Arab Saudi Tidak Akan Larang Jamaah Haji Umrah Asal Iran

0

madina.or.id- Jeddah, Meski sedang mengalami ketegangan diplomatik dengan Iran, Arab Saudi berkomitmen tidak akan menghalangi jamaah haji dan umrah asal negara Persia tersebut mengunjungi Mekkah dan Madinah.

Seperti dilansir Arabnews (04/01/2016), Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel Al-Jubeir mengatakan pihaknya akan menutup jalur penerbangan udara dan hubungan dagang dengan negara Republik Islam tersebut dan meminta Teheran untuk bersikap selayaknya negara normal sebelum ada proses restorasi hubungan diplomatik.

Jubeir menegaskan Iran bertanggung jawab terhadap naiknya tensi hubungan kedua negara setelah kerajaan Arab Saudi mengeksekusi 47 orang teroris termasuk tokoh Syiah, Nimr Al-Nimr, Sabtu (02/01/2016).

Jubeir juga menuduh Teheran telah menyebar milisi Syiah ke negara-negara Arab dan merencanakan serangan di dalam kerajaan Arab Saudi dan negara-negara Teluk lain.

“Tidak ada eskalasi pada bagian dari Saudi Arabia. Tindakan kami hanya merespon. Tetapi sebenarnya Iranlah yang telah mengirim orang-orangnya ke Lebanon, mengirim pasukan Qod dan tentara Revolusi mereka ke Suriah,” katanya.

Sebelumnya pada Senin, Bahran dan Sudan menyusul Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan Uni Emirat Arab. Ketegangan di negara-negara Teluk bermula dari proses eksekusi yang dilakukan negara Raja Salman terhadap 47 orang teroris setelah melalui proses persidangan yang panjang.

Salah satu teroris yang dihukum mati adalah Nimr Al-Nimr, warga Saudi yang memeluk agama Syiah dan kerap melakukan tindakan subversif ingin memisahkan diri dari kerajaan.

Negara Iran bereaksi keras atas tewasnya tokoh tersebut sehingga terjadi penyerangan terhadap kantor kedubes Arab Saudi di Teheran. (ay/arabnews)

sumber: bersamaislam.com