Berdakwahlah, Allah Pasti Menolongmu

Punk Bogor mengaji bersama Madina

0

Madina – Melajulah mesin beroda 4 kami siang itu, memasuki tol jagorawi dengan kemudahan dan kelancaran dari Allah menuju Pancasan, suatu daerah di kota hujan, Bogor.

Segala puji bagi Allah Rabb Semesta Alam.
Madina Indonesia dan Jalinan Keluarga Dakwah (JKD) telah menunaikan tawashow bil haq yang di amanahkan tiap selasa pekan ke 1, 3 dan 5. Merupakan sinergitas bersama beberapa yayasan dalam berbagi ilmu dengan teman-teman punkers Pancasan, Bogor.

Da’i kami Al Ustadz Enang Irfan Mufathon memulainya dengan menyampaikan perihal kisah perjalan beliau yang syarat asupan ilmu, penuh ibrah yang penting untuk di ambil.

Belajar membaca hikmah, begitu nasihat Ketua Yayasan kami Ustadz Oemar Mita ketika mendapat nikmat atau ujian dari Allah.

Kita pasti menemukan sebuah kunci hidup bahagia dari sebuah ketaqwaan. Dari setiap ketaatan, dan keyakinan akan pertolongan Allah itu amatlah dekat.

Al kisah, dahulu adalah seorang yang sukses dalam mengelola sebuah perusahaan yang bergerak di bidang medis. Namun keinginan beliau untuk lebih banyak waktu di dunia dakwah dan sosial rasanya tidak maksimal karena profesinya.

Wal hasil dengan Azzam yang kuat dan bertawakal kepada Allah di tinggalkannya lah profesi yang telah membesarkan namanya. Lalu beliau memfokuskan diri di jalan dakwah.

Justru dengan begitu, kemudahan Allah berikan tahap demi tahap agar Allah tahu sejauh mana kesabarannya.

Begitulah kira-kira point dari materi yang disampaikan Ustadz Enang Irfan kepada teman-teman punk.

Terlihat jelas kekhusyuan mereka dalam menyimak tiap-tiap kata dari gurunda siang itu, semoga menjadikan mood booster terkhusus bagi kami, selaku tim dan mereka selaku teman-teman yang sedang proses dalam kebaikan.

Materi selesai, Allah pun menurunkan rizkinya bagi kami.
Allahuma shayyiban naafi’an, dan hujan pun turun…

Sebelum berpisah kami makan sore seperti pertemuan biasanya, cuma untuk kali ini hanya 18 porsi. Beberapa waktu ke depan insya Allah 25 porsi diberikan cuma-cuma oleh pihak Lotus Fried Chicken Pancasan untuk program ini, semoga Allah memberkahi usaha mereka. Aamiin.

Lalu kami shalat ashar berjamaah seperti biasa.

Sekitar pukul 16.00 kami ucapkan salam perpisahan untuk kembali ke kantor.

Ada ibroh yang dapat kita petik juga dari jalan pulang kami, selepas keluar tol Citeureup mobil kami gasnya ‘ngempos’, alias gak mau di gas.

Kami coba hubungi tim, ternyata ada info dari mekanik bengkel depan kantor bahwa Filter bensinnya kotor.
Benar adanya setelah beberapa menit berlalu, mungkin 30-40 menit mobil mulai menandakan tanda-tanda kehidupan, dan Alhamdulillah hidup kembali, segera kami isi bensinya dengan She**l yang kadar oktannya jauh lebih tinggi dari yang biasanya kami pakai.

Ibroh yang kita ambil adalah, kita ini pendosa, kotor. Seperti filter mobil yang diisi bahan bakar ber-oktan rendah. Seperti halnya amalan kita yang sedikit, dan belum tentu diterima. Ada beberapa dosa kita yang gak bisa di hapus dengan sholat, atau shaum. Tapi bisa pula ia dapat dihapus dengan sedekah. Maka, perbanyaklah sedekah kita meski hanya separuh kurma… dan banyak-banyaklah bermuhasabah, begitu kiranya kata seorang tim media ketika mobil mogok seketika. 😊

Kepada seluruh yang terlibat kami ucapkan Jazaakumullahu khairan.

Sekian dan Baarakallaahu fiikum

Yuk dukung Program Dakwah Madina Indonesia

Bank syariah mandiri
7117 7117 27
An Yayasan Madina Indonesia

Konfirmasi
081316000619