Dakwah Pedalaman

Dakwah di daerah-daerah pelosok dan pedalaman di Indonesia masih banyak yang terlupakan. Bukan hanya pendidikan keagamaan yang kurang layak bahkan masalah ekonomi dan sosial. Daerah pelosok dan pedalaman sangat membutuhkan dampingan dari dai agar mereka tetap bisa menjalankan ibadah dengan baik dan benar.

Dakwah di daerah pelosok dan pendalaman ibarat udara. Tidak kelihatan namun nyata adanya. Minimnya publikasi sehingga tak banyak pihak yang dapat melihat dan ikut terlibat.

Masyarakat terpencil dan pedalaman berbeda dengan  masyarakat di perkotaan. Jika  perkotaan masyarakat haus akan ilmu, bahkan kadang siap membayar untuk mendapatkan suatu ilmu. Kesadaran mereka akan pentingnya ilmu masih minim. Para dai yang berdakwah di daerah terpencil hingga pedalaman tidaklah seberuntung dai di perkotaan. Jangankan berpikir rupiah, kendaraan mewah, atau makan enak, air mata seringkali menemani mereka ketika melihat langsung kondisi umat Islam di pedalaman. Bahkan, nyawa para dai pun siap dipertaruhkan demi tegaknya Islam.

Yayasan Madina merupakan salah satu dari beberapa yayasan islam yang memperhatikan masalah ini. Selama 5 tahun terakhir yayasan Madina mengirimkan dai keberbagai pelosok sengeri dalam program SAHDAN selama bulan ramadhan. Namun pendampingan selama 1 bulan saja tidaklah cukup untuk membina dan membimbing mereka mengenal islam lebih baik lagi.

Program “Dakwah Pedalaman” merupakan salah satu solusi yang diberikan oleh yayasan Madina.Dalam kegiatan Dakwah Pedalaman ini Yayasan Madina mengirimkan dai selama 1 tahun dengan sasaran daerah pelosok dan pedalaman. Program ini  menitik beratkan pada terbinanya masyarakat yang islami, mengoptimalkan sarana ibadah dan mencetak kader dai agar dikembalikan menjadi dai di daerah asal. Program ini sudah dimulai Madina tahun 2016 silam.

Yuk ikut berpartisipasi dalam program Dakwah Pedalaman. Salurkan Donasi terbaik anda.

BSM 7117 7117 27
a/n Yayasan Madina Indonesia
Tambahkan 150 pada digit terakhir
konfirmasi 081316000619