Desa itu bernama Masure

0

Desa itu bernama Masure.

Masure adalah sebuah desa kecil yang terletak di Pulau Halmahera. Tepatnya di Kec. Patani Utara, Kab. Halmahera Tengah. Desa ini terletak di pesisir pantai berbatasan langsung dengan desa Peniti sebelah utara dan desa Tepeleo di selatan. Sedangkan timur pantai membentang dari ujung selatan dan utara dan sebelah barat berbatasan dengan perkebunan warga.

Dari kota Ternate untuk bisa sampai ke desa ini tidaklah mudah. Harus menyebrang laut dua kali dan perjalanan darat menelusuri perbukitan higga lima jam. Terkadang bisa menempuh waktu berhari-hari karena kapal feri yang menuju ke pelabuhan Shif (pelabuhan transit menuju desa Masure) cuman ada dua kali dalam satu pekan. Dari pelabuhan Shif menuju desa Masure kurang lebih memakan waktu satu jam. Dan jika memasuki musim hujan jalanan sudah seperti lintasan Offroad karena berubah menjadi jalan berlumpur.

Penduduk di desa Masure berjumlah kurang lebih 200 KK yang mereka semua kebanyakan masih sanak kerabat. Dan mayoritas penduduknya beragama islam. Mayoritas mata pencaharian penduduknya adalah nelayan dan petani (pala, sagu, coklat) dan sebagainnya menjadi pegawai pemerintah dan guru.

Masyarakat di desa ini memiliki tradisi agama yang begitu kuat. Karena desa ini merupakan salah satu desa peninggalan dari kerajaan Islam Ternate. Pendidikan yang ada di kampung ini hanya ada Madrasah Ibtadaiyah dan Madrasah tsanawiyah. Sedangkan untuk aliyah tidak ada.

Dalam hitungan dunia pendidikan, mayoritas adalah orang orang yang berpendidikan. Namun dalam masalah agama kurang perhatian terutama dalam hal membaca Al Qur’an. Ghiroh dalam menuntut ilmu agamapun masih di kategorikan kurang, sehingga dalam pemahaman agamanya pun juga kurang. Hal ini dikarenakan jarang nya dai yang berdakwah ke desa Masure.

Di desa ini pula Madina pada tahun lalu menyalurkan satu ekor kurban sapi. Setelah tidak kurang dari 41 tahun di desa Masure tidak pernah menyembelih hewan kurban sapi.

Dan pada Ramadhan 1439 H, Madina mengirimkan Ustadz Amiruddin Khoir untuk berdakwah di desa Masure. Diantara kegiatan Ust. Khoir adalah menyampaikan kuliah shubuh, memberikan kajian kitab Al lu’lu wal marjan, mengajar Tpa anak-anak dan menyampaikan kultum ba’da Tarawih.

Desa Masure merupakan salah satu diantara desa pedalaman yang menjadi tujuan dakwah Majelis Dakwah Islam Indonesia. Desa di pedalaman Pulau Halmahera yang membutuhkan sapaan, sentuhan dan dakwah kita bersama.

🍁🍁🌸🍁🍁

Pada bulan Ramadhan tahun ini, tahun 1439 H/2018 M, Madina telah mengirimkan 75 dai untuk berdakwah di 65 titik dari Sabang hingga Merauke. Mari bersama dukung dakwah Ramadhan Madina, semoga Allah memberkahi…

#RekeningDonasi:
BSM. 7117-7117 27
a.n Yayasan Madina Indonesia

#KonfirmasiDonasi
Wa 0813 1600 0619

#DonasiViaKitabisa
https://m.kitabisa.com/BantuDakwahRamadhan

#madinaindonesia #sahdan #dakwahramadhan #dakwahpedalaman