Memandu dengan ilmu

Halmahera Mencetak Calon Ulama

0

Salah satu wilayah yang pada Ramadhan tahun ini kembali menjadi tempat tugas dai SAHDAN adalah Halmahera. Jika tahun lalu panitia menugaskan 2 dai maka pada tahun ini menugaskan 4 dai ke wilayah Halmahera. Mereka adalah ust. Rofik Faizin di Ternate dan Tidore, ust. Muslih Kumaidi di Halmahera Timur, ust. Des Naufal di Halmahera Utara dan ust. Imamudin di Halmahera Tengah.

Halmahera adalah pulau terbesar di kepulauan Maluku. Penduduk muslim di pulau ini mencapai 80% dan 20%nya nasrani. Ini yang menjadi nilai penting di Halmahera, menjaga dakwah dengan mengajarkan ilmu kepada mereka yang seaqidah. Bahkan di Kabupaten Ternate Kepulauan terdapat pesantren dengan jumlah santri yang cukup banyak hingga 200 santri putra dan putri. Pesantren tersebut bernama Harisul Khairat Ome.

Daurah Syar’iyah Santri

Ust. Rofik Faizin mendapat kepercayaan pimpinan pesantren untuk mengisi daurah syar’iyah santri di pesantren Harisul Khairat Ome ini di selama 3 hari, tanggal 6 sd 8 Ramadhan. Kepercayaan dan kesempatan ini tidak disia-siakan untuk memberikan pencerahan dengan materi aqidah, fiqih, siroh, akhlak, tafsir dan hadits. Ust. Rofik Faizin yang saat ini masih kuliah di LIPIA Jakarta ini sangat kompeten untuk berbagi ilmu kepada para santri.

Kegiatan ini sebagai langkah strategis mengkader calon dai dan ulama daerah, sehingga kedepan terpenuhi cukup dai daerah untuk berdakwah. Daurah ini merupakan kegiatan akhir sebelum santri liburan ke daerah masing-masing.

Para santri sangat antusias mengikuti kegiatan ini, apalagi diadakan dengan sangat variatif. Selain ceramah dengan dukungan multi media, kuis berhadiah mukena, game ringan, juga diakhiri dengan test sebagai pengukuran daya serap materi.

Semoga para kader dai dan ulama ini akan membangun daerahnya dengan basic pendidikan Islam dan calon muslimah yang mendidik generasi Islam. (ya)