Memandu dengan ilmu

Hukum Baju Bergambar

0

Pertanyaan

Apakah hukum memakai baju atau kaos yang bergambar dan bolehkan bantal atau sprei kita bergambar?

 

Jawaban

Seorang muslim yang perhatian terhadap keislamannya akan memperhatikan apa yang digunakan dan yang dipakai, apakah sudah sesuai dengan nafas Islam atau belum. Menggunakan kaos atau baju yang bergambar hewan atau manuia dilarang dalam Islam, hal ini didasarkan dari beberapa nash hadits, diantaranya:

 

عَنْ أَبِىْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ  لاَ تَدْخُلُ المَلاَئِكَةُ بَيْتاً فِيْهِ تَمَاثِيْلُ أَوْ تَصَاوِيْرُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu ia berkata, “Rasulullah bersabda: “Malaikat tidak mau masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat patung-patung atau gambar-gambar.” (HR. Muslim)

Dan juga sabda Nabi:

 

أخبرنا إسحاق بن إبراهيم قال حدثنا أبو معاوية قال حدثنا هشام بن عروة عن أبيه عن عائشة قالت : خرج رسول الله صلى الله عليه و سلم خرجة ثم دخل وقد علقت قراما فيه الخيل أولات الأجنحة قالت فلما رآه قال انزعيه

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha ia berkata, “Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam keluar sebentar lantas masuk kembali, sementara aku telah menggantungkan sehelai kain tipis bergambar kuda yang memiliki sayap. Aisyah berkata, “Ketika Rasulullah melihatnya, beliau bersabda: “Lepaslah kain itu.” (HR. Nasa’i, dishahihkan al Albani dalam shahih wa dhaif sunan Nasa’i)

Akan tetapi jika lukisan atau gambar tersebut dilukis pada permadani yang digunakan untuk berpijak atau bantal-bantal yang digunakan sebagai alat untuk bersandar, maka hal itu –wallahu a’lam- diperbolehkan. Hal ini sebagaimana pernah dilakukan oleh ‘Aisyah :

Dari Aisyah radhiyallahu anha istri Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, suatu ketika ia membentangkan tirai yang bergambar. Lalu Rasulullah masuk dan beliau mencabutnya. Aisyah berkata: Maka aku potong tirai tersebut untuk dijadikan dua bantal. (HR. Muslim)

Dan juga hadits:

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dia berkata, Rasulullah shallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Jibril datang kepadaku, kemudian dia berkata, “Sesungguhnya tadi malam aku datang kepadamu, dan tidak ada yang menghalangiku masuk menemuimu dalam rumah yang kamu tempati, kecuali karena pada pintu rumah ada gambar seorang lelaki, dan di dalam rumah ada tabir tipis yang bergambar dan ada anjingnya, perintahkan  agar kepala gambar-gambar yang ada di pintu dipotong dan jadikan seperti  bentuk pohon, perintahkan  agar tabir itu dipotong kemudian dijadikan dua bantal yang dihamparkan dan di jadikan tempat sandaran serta perintahkan agar anjing itu dikeluarkan dari rumah.” Lalu Rasulullah melakukannya. (Hadits shahih diriwayatkan Imam Tirmidzi dalam sunannya) wallahu ta’ala a’lam.

Sumber: majalah arrisalah edisi 121