Memandu dengan ilmu

Israel Bekukan Rekening Organisasi Yang Bantu Gaza

0

madina.or.id Gaza – Sabah Breas, seorang warga Gaza, janda 47 tahun dan ibu dari enam anak, tiga tuli sejak lahir, selama empat tahun terakhir mengandalkan bantuan untuk menjamin kelangsungan hidup keluarganya di kota selatan Jalur Gaza, Khan Younis.

Namun bantuan tersebut telah berhenti karena keputusan Israel pada bulan November 2015 yang membekukan rekening bank berbagai asosiasi amal di bawah gerakan Islamic Movement.

Breas adalah salah satu dari sekitar 23.000 anak yatim dan anggota keluarga miskin tanpa pencari nafkah yang dibantu oleh Islamic Movement dan disalurkan melalui jaringan amal. Di Gaza, tugas tugas tersebut jatuh kepada Yayasan Bantuan Kemanusiaan Palestina.

“Pekerjaan kami pada dasarnya adalah sponsor para anak-anak yatim piatu. Kami juga secara berkala memberikan uang untuk janda untuk membantu mereka membesarkan anak-anak,” ujar Abu Musa, seorang wakil dari yayasan di Khan Younis, seperti dilansir The Electronic Intifada.

“Orang-orang tertekan oleh penutupan yayasan kami karena mereka tidak lagi menerima bantuan bulanan mereka,” lanjutnya.

Di Gaza, yayasan amal tersebut telah aktif sejak tahun 2007, mereka telah memasok rumah sakit dengan obat-obatan dan membantu membangun kembali rumah yang hancur. Mereka telah beberapa kali berhasil membawa pasokan medis, termasuk obat-obatan penting untuk kanker, diabetes dan epilepsi melalui perbatasan Gaza yang dikontrol ketat oleh Israel.

Saat ini, Abu Musa mengatakan, yayasan amal ini memiliki tiga truk pasokan medis yang sedang menunggu untuk memasuki Gaza. Tapi lebih dari satu bulan tidak mendapatkan izin.

“Israel tak peduli jika pasien Gaza tak mendapatkan obat mereka dalam waktu yang lama,” kata Abu Musa.

Kelompok ini juga telah membantu warga Suriah yang melarikan diri dari kekejaman Bashar Assad untuk masuk ke Gaza.

“Kami membagikan selimut, kasur, pakaian dan paket makanan untuk beberapa ratus pengungsi Suriah yang pindah ke Gaza dalam beberapa tahun terakhir,” kata Abu Musa.

Organisasi Islamic Movement di Israel adalah gerakan yang mengadvokasi dan mensupport kegiatan-kegiatan Islam di wilayah Israel. Organisasi ini bergerak di tiga level, yaitu religi (pendidikan Islam dan pelayanan keagamaan), sosial (pelayanan kesejahteraan) dan politik (menjadi oposisi Israel dan mendukung Palestina). (mh/bersamaislam)