Lentera Hidayah Dari Pulau Mentawai

0

Madina.or.id – Desa Sagitsi Timur, Kecamatan Sepora, Kab. Kepulauan Mentawai adalah salah satu desa mayoritas islam muallaf dan desa tersebut sangat berdamping dengan desa Sagitsi Tengah yang mayoritas nasrani serta gereja besar di sana, desa SagitsiTimur ini sangat masih minim dengan alat elektronik namun alhamdulillah listrik sudah mengalir di sana, sudah dari beberapa tahun yang lalu da’i madina terjun dan membabat alas kegelapan agama nasrani, dengan awal mula itu alhamdulillah sedikit demi sedikit banyak orang-orang nasrani meninggalkan agama mereka dan menjadi muallaf.

Pada tahun ini hampir puluhan orang di syahadatkan dan menjadi muallaf juga di romadhon tahun 1440 H Alhamdulillah da’i madina bisa mensyahadatkan 2 wanita dan 1 anak kecil, serta anak laki kecil muallaf ini meminta di ganti namanya agar bisa menjadi doa yang baik dan cocok, yang dari Jhohanes menjadi Umar al Faruq, kenapa kami memberi nama itu? Karena kami mengingat sejarah Rasulullah yang mana Rasulullah meminta dan berdoa kepada Allah agar ada tameng atau benteng dalam islam, Rasulullah meminta 3 pemuka besar di quroisy, kemudian Umar lah yg mendapat hidayah dan setelah itu Umar di beri gelar Al Faruq.

Muallaf di sini sangat membutuhkan ilmu agama islam karena tidak banyak orang yang mempunyai cukup ilmu agama di desa ini, serta banyak peminat para muallaf dan dhuafa di desa Sagitsi Timur ini yang ingin menuntut ilmu di negeri seberang.

Alhamdulillah pada Romadhon ini sudah ada 3 anak tamatan SD yang ingin ikut kami belajar di negeri seberang, diantaranya Akil, Gustri, dan Indra.

‘Ala kulli hal ini semua atas pertolongan Allah dan petunjuknya. Wallahu a’lam bisshowab.
(Emazam)