Madina Adakan Evaluasi dan Laporan Sahdan 1439 H.

0

Pasca pengiriman Dai Ramadhan, Madina adakan Evaluasi dan Laporan Sahdan 1439 H.

Madina News, Karanganyar- Majelis Dakwah Islam Indonesia (Madina) mengadakan Evaluasi dan Laporan Semarak Dakwah Ramadhan Nusantara (SAHDAN) 1439 H. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu dan Ahad, 7-8 Juli 2018 M bertempat di Hotel BIP Tawangmangu, Karanganyar, Jawa Tengah.

Sudah diketahui bersama, Sahdan merupakan program rutin tahunan Madina dalam hal pengiriman dai untuk menyebarkan dakwah Islam di bulan Ramadhan ke berbagai wilayah pedalaman Indonesia. Pemerataan wilayah dakwah dan memenuhi keinginan masyarakat pedalaman untuk belajar agama islam lebih mendalam, merupakan tujuan utama dari program ini.

Tercatat, tidak kurang dari 76 Dai dikirim oleh Madina untuk berdakwah di wilayah-wilayah pedalaman yang membutuhkan Dai dari Sabang hingga Merauke. Mulai dari Papua, Halmahera, Maluku Tengah, Morotai, Ambon, Kalimantan, Sulawesi, Flores, Bima, Jawa, Sumatera, Bengkulu, Mentawai hingga Aceh.

Dai yang telah dikirim merupakan Dai yang berasal dari Lipia Jakarta, Ma’had ‘Aly Al Islam Bekasi, Ma’had ‘Aly An Nur Sukoharjo serta para Dai senior yang sudah lama malang melintang di dunia dakwah.

Sambutan akan dakwah para Dai Sahdan cukup luar biasa. Hal ini terbukti dengan banyak tempat yang meminta untuk kembali mengirimkan Dai Madina untuk berdakwah selama satu tahun penuh. Tidak hanya di bulan Ramadhan saja.

KH. Drs. Ali Mukhsin Ketua Dewan Masjid Sangihe memberikan komentar tentang pengiriman dai Sahdan, “Saya berterima kasih kepada Madina yang telah mengirimkan da’inya ke Sangihe. Kami meminta untuk tahun depan agar bisa menambah da’inya dua atau tiga orang dikarenakan luasnya jangkauan dakwah ditempat kami”.

Ust. Ardianto, Takmir Masjid Baiturrohman Mentawai juga mengatakan,” Mengucapkan banyak terima kasih atas pengiriman Dai dai yang sangat membantu dalam melaksanakan kegiatan terutama di bulan Ramadhan. Tarawih dan ceramah berupa wejangan tausiah sangat membantu dalam meningkatkan amalan. Sehingga kami ada semangat untuk rajin dan giat beribadah di bulan Ramadhan ini. Harapan kami semoga penngiriman dai ini bisa berlanjut untuk tahun-tahun berikutnya, tidak hanya bulan Ramadhan saja tapi mudah mudahan terus sepanjang tahun, kalau bisa dai nya bahkan menetap di desa kami”.

Hal serupa juga dikatakan oleh salah satu jama’ah bapak Musa di Manokwari, Papua Barat, “Kalau bisa dikirim lagi Pak Ustadz, agar bisa tugas selama satu tahun penuh.

Bp. Topan Amrullah S.Pd (Wakil Bupati Malinau) juga mengatakan, “Kami senang dengan adanya da’i-da’i dari Jawa yang dikirim ke Malinau. Harapannya dapat membantu perkembangan Islam di kabupaten Malinau yang mayoritas masih Nashrani.”

Itulah beberapa komentar maupun testimoni dari Tokoh maupun masyarakat tentang pengiriman Dai Ramadhan Sahdan Madina 1439 H. Harapannya tentu pengiriman Dai Ramadhan terus berlanjut dan selalu diadakan pada setiap tahunnya. Dan tidak lupa, Madina dalam hal ini mengucapkan Jazakumullah Khoirol Jaza’ kepada seluruh pihak yang berperan mensukseskan pengiriman Dai Ramadhan Sahdan Madina pada tahun 1439 H ini. (rofiq)