MADINA Aksi SELAMATKAN NEGERI…!!!

0

Sebagai lembaga dakwah MADINA (Majelis Dakwah Islam Indonesia) mempunyai program sapaan umat. Yaitu kegiatan yang secara langsung berinteraksi dengan umat. Jika selama ini program dilakukan dengan pembagian buku-buku dakwah atau CD/VCD dakwah di berbagai masjid dan majelis taklim, kali ini dilakukan dalam bentuk lain.

5s2EDyn+IMG-20160403-WA0083

Pada saat Car Free Day (CFD) di depan GOR Bekasi, Minggu 3 April 2016 yang lalu, MADINA mengadakan aksi sosial dengan tema SELAMATKAN NEGERI. Kegiatan yang dilakukan di saat banyak orang berjalan-jalan ini adalah membentangkan spanduk SELAMATKAN NEGERI, membagi stiker dan mengajak orang untuk mendukung pesan moral ini. Tujuan aksi ini, menurut sekjen Madina, Yahya Ahmadi, adalah untuk menyadarkan umat bahwa kondisi negeri hari ini sangat memprihatinkan.  Umat harus menyadari dulu kondisi disekitarnya, maka kemudian akan mencari solusinya. Sebagaimana dakwahnya Mus’ab bin Umair, dai pertama yang dikirim ke Yastrib sebelum Rasulullah hijrah, yaitu menyadarkan tentang kondisi masyarakat yang rusak kemudian menawarkan Islam sebagai solusinya.

Selamatkan negeri yang dimaksud dalam aksi ini adalah selamatkan masyarakat dari kezaliman, dari kemaksiatan terang-terangan, dari kerusakan moral dan dari maraknya korupsi. Hari ini kezaliman dipertontonkan dengan pongah dan arogan oleh pihak-pihak tertentu kepada orang atau pihak lain. Sementara kemaksiatan hampir-hampir  tidak ada rasa malu dari pelakunya, bahkan dengan bangga dipertontonkan. Sedangkan kerusakan moral sudah tidak bisa dipungkiri sebagai salah satu efek dari kemajuan informasi. Adapun korupsi menurut salah satu pengunjung CFD yang diajak diskusi oleh Madina adalah hal yang hampir-hampir tidak bisa di atasi di negeri ini. Lain hasilnya jika tegas hukuman mati bagi pelakunya – begitu lanjutnya.

 

s3bEB3TquXgnOKro

 

Aksi sosial ini dilakukan dengan sangat soft, tanpa orasi, hanya membentangkan spanduk, membagi stiker dan diskusi ringan kemudian mengajak foto di depan spanduk. Sehingga aksi ini tidak mengganggu keasikan pengunjung CFD, namun pesan moral tetap tersampaikan dan mereka tetap merespon. Setiap melewati spanduk, dapat dipastikan mereka akan membaca dan sedikit mencerna, ada juga yang bertanya dan diskusi kecil. Bahkan ada pengunjung yang akan mengundang dai Madina untuk kajian di masjidnya. Sementara itu seribu stiker habis terbagi dalam waktu kurang dari setengah jam.