Memetik Hikmah dari Hamba Allah yang Istimewa

Anak Punk Bogor Mengaji

0

Suara mesin -Ambulance- Suzuki Apv mulai terdengar selepas dzuhur di bawah kanopi garasi depan kantor kami, Madina Indonesia – Jalinan Keluarga Dakwah Jakarta

Sambil menunggu di panaskan , kami santap makan siang hingga pukul 12.30.

Tepat pukul 12.45 kami mulai bergegas memasukan perlengkapan yang hendak kami bawa ke Punkcasan, bogor. Selasa pertama di bulan November ini adalah amanah kami untuk berbagi ilmu dengan mereka.

Cuaca kemarin siang, Selasa, 5 November 2019, lumayan terik. Melajulah mobil bertenaga 1600cc tepat pukul 13.00.

Baru saja keluar komplek Balai Dakwah Jakarta, tempat dimana kantor kami beralamat.

Kira-kira 100 Meter, kami rasa semakin panas di dalam mobil, sumbernya tetap karena cuaca, tapi  ternyata didukung oleh Air Conditioner ambulan yang Error

Bagimana dengan mobil Mitsubishi kuda?

Oh… kuda masih dalam menunggu perbaikan, paska pekan lalu mogok sepulang dari Punkcasan juga😄

Baiklah, kami balik arah.

Alhamdulillah ada twins Apv milik salah seorang asatidz terparkir rapih yang sedang tidak beliau pakai. Izin pinjam dan Alhamdulillah diizinkan.

Melajulah kami dengan lafadz basmallah.

Melewati ruas tol yang Alhamdulillah sepi.

Setibanya disana tepat pukul 14.05, kondisi masih sepi hanya ada kang acong, Ust budi dan salah seorang punker. Namun sebelumnya  teman-teman tadi ramai.

“Cuma gitu kang, kalo liat angkot rame, dan jam taklim juga masih cukup dikira-kira kalo misal mereka ngamen dulu, hehe”. Cerita kang acong.

Selang beberapa menit, satu persatu berdatangan. Masuklah kami kedalam Lotus Chicken yang telah memudahkan program KBM ini.

Saat itu saya dan pemateri dari Madina, Ustadz Muhaimi Adi Nurohman bergumam dalam hati, yang akhirnya saya tahu bahwa beliau juga berujar sama.

” Mereka bisa saja tetap mengamen dan memenuhi kantong mereka dengan uang, namun mereka hentikan itu untuk duduk di majelis ilmu”

Maa syaa Allah..

Bagaimana dengan kita?

Tema materinya tentang betapa Allah tidak pernah menyia-nyiakan setiap usaha kebaikan hamba. Meski masih ber- priercing dan bertattoo. asal tetap menjaga sholat sebisa mungkin 5 waktu, maka merupakan hal yang luar biasa.

Dan ada yang seru pula, di tengah-tengah kajian ustadz mengadakan games dadakan. Yang bisa menjawab pertanyaan, ada reward berupa uang dari dompet beliau, maa syaa Allah. Terlihat fresh wajah teman-teman.

Namun saat doa penutup di bacakan oleh ustadz Muhaimi, mata kami berkaca-kaca, nampak harapan besar disandarkan kepada Rabbul Izzah.

Selesai doa penutup kami sholat ashar berjamaah dan makan bersama.

Oia, Ruko samping lotus sudah kami koordinasikan dengan pemilik, terdengar kabar sewa /tahunnya 20jt. Dan pemilik setuju. Hanya saja menunggu keputusan dari anak-anaknya.

Minta doanya dari teman-teman sekalian agar Allah mudahkan urusan-urusan kami dalam rangka Tawa shou bilhaq.

Barakallahu fiikum.