Memandu dengan ilmu

Menggabungkan Antara Shaum Daud Dengan Puasa Senin-Kamis

0

Menggabungkan Antara Shaum Daud Dengan Puasa Senin-Kamis

Pertanyaan

Assalamu’alaykum, bagaimana cara kita berpuasa daud & senin kamis ? Misal hari senin diniatkan puasa sunnah senin kamis & daud dan di hari rabu puasa daud dan dihari kamis apakah kita boleh puasa senin kamis ?

Jawaban

Alhamdulillah was shalatu wassalamu ‘ala rasulillah.

Bila melihat masing-masing dalil puasa senin-kamis dan puasa daud, maka kita dapatkan bahwa keduanya dibangun atas dasar dalil yang independen. Ibadah yang berdasarkan dalil yang independen (ibadah maqsudah li dzhatiha) maka tidak dibolehkan menggabungkan dengan ibadah lainnya. Sehingga jika pada hari senin berniat untuk puasa daud dan senin-kamis sekaligus maka ini tidak diperbolehkan.

Meski demikian jika kita telah terbiasa berpuasa daud, maka memungkinkan untuk berpuasa senin-kamis. Gambarannya adalah kita melakukan puasa daud mulai dari hari senin, rabu, jum’at, ahad, selasa, kamis, sabtu dan seterusnya. Artinya jika antara selingan puasa daud ada hari senin atau kamis, maka kita bisa menyelinginya berpuasa senin-kamis.

Namun ketika ingin menjalankan ibadah puasa sunnah ini, maka saran kami adalah hendaknya kita mengukur sesuai dengan kemampuan diri (fisik). Agar tidak membebani diri atau membahayakan jiwa. Sebagai contoh jika kita ingin membiasakan puasa sunnah, maka mulailah dengan berpuasa senin-kamis, jika bisa kontinyu maka tambahlah dengan puasa ayyamul bidh (13,14,15 setiap bulan) jika dapat kontinyu maka boleh menjalankan puasa daud. Atau hanya khusus berpuasa daud saja yang menjadi ibadah puasa sunnah yang paling utama, sebagaimana sabda Rasulullah:

أَفْضَلُ الصِّيَامِ صِيَامُ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَصُومُ يَوْمًا وَيُفْطِرُ يَوْمًا

“Puasa yang paling utama adalah puasa Dawud as. Beliau berpuasa sehari dan tidak berpuasa pada hari (berikutnya).” (HR. An-Nasa’i)

wallahu a’lam