Memandu dengan ilmu

Musibah di Medan Dakwah (Laporan SAHDAN dari Bengkulu)

0

Laporan dai MADINA dalam SAHDAN 1437 H, ust. Hidayat Maghribi tugas di Bengkulu

Panitia SAHDAN mengirimkan dua dai ke provinsi Bengkulu. Mereka adalah ust. Harin Nugroho di Bengkulu Utara dan ust. Hidayat Maghribi di Bengkulu Selatan. Sejak 1 ramadhan para dai sudah padat jadwal ceramah. Di kedua kabupaten ini memang diterima dan didukung penuh oleh tokoh dan masyarakat sana. Daerah pedesaan dan kecamatan tempat para dai berdakwah masih asli dengan kondisi alam dan jalan yang penuh tantangan. Memang, tugas dakwah di pelosok dan pedalaman harus berhadapan pula dengan tantangan alam. Di daerah lain, berada pada kondisi pedesaan yang masih alami, listrik yang hanya menyala di siang hari, ada pula yang harus melewati lautan dengan sampan untuk sampai ke tempat tujuan. Demikian juga panjang dan berlikunya jalan yang harus dilalui juga menuntut kehati-hatian tinggi.

Dari Manna, Bengkulu selatan ust. Hidayat Maghribi melaporkan bahwa beliau beserta rombongan mengalami musibah. Mobil yang mereka tumpangi terperosok masuk ke lereng jalan, sehabis mengikuti training Tsaqifa di kota Bengkulu.

WhatsApp-Image-20160619WhatsApp-Image-20160619g

Bermula dari upaya mengejar waktu karena malam hari beliau ada jadwal ceramah, maka sang sopir, pak Ujang, melaju dengan kencang. Tatkala hendak menyalip mobil, ternyata jalanan penuh dengan kerikil, mobil lepas kendali akhirnya terperosok, meluncur ke lereng jalan. Alhamdulillah tidak ada korban dalam kecelakaan ini, namun mobil yang mereka tumpangi penyok. Hanya luka di jari ust. Hidayat Maghribi. Cukup waktu untuk mengangkat mobil ke jalan raya karena beratnya medan dan jauhnya dari perkotaan. Semoga menjadi penggugur dosa-dosa mereka.(/ya)

WhatsApp-Image-20160619y