Memandu dengan ilmu

Pembekalan Da’i Program SAHDAN 1438 H

0

Madina.or.id, Surakarta – Majelis Dakwah Islam Indonesia (Madina) kembali mengadakan Pembekalan da’i Semarak Dakwah Ramadhan Nusantara (SAHDAN). Kegiatan pembekalan da’i Sahdan yang ke empat ini diadakan selama dua hari. Tepatnya pada tanggal  29 dan 30 April 2017. Bertempat di Hotel Syari’ah As Salam Pabelan, Kartosuro, Surakarta. Pembekalan Da’i Ramadhan ini diikuti oleh 77 da’i yang sudah terseleksi, memiliki kapasitas ilmu dan kemampuan komunikasi yang mumpuni. Diantara Da’i yang dikirim berasal dari Lipia Jakarta, Ma’had ‘Aly Al Islam Bekasi, Ma’had ‘Aly An Nur Sukoharjo serta para Da’i senior yang sudah lama malang melintang di dunia dakwah. Sahdan merupakan program rutin Madina dalam hal pengiriman da’i untuk menyebarkan dakwah Islam di bulan Ramadhan ke berbagai wilayah pedalaman Indonesia. Pemerataan wilayah dakwah dan memenuhi keinginan masyarakat pedalaman untuk belajar agama islam lebih mendalam, merupakan tujuan utama dari program ini. Program ini juga sebagai sarana tarbiyah bagi da’i dan keluarga da’i yang ditinggalkan selama berdakwah sebulan penuh di pelosok negeri untuk berdakwah di tengah-tengah umat. Tercatat 77 lokasi yang akan menjadi target dakwah Madina selama bulan Ramadhan 1438 H. Tersebar di berbagai wilayah pedalaman Indonesia. Mulai dari pelosok Papua, Halmahera, Sangihe, Ambon, Kalimantan, Sulawesi, Flores, Bima, Jawa, Sumatera, Mentawai sampai pedalaman Aceh. Ustadz Yazid Abdul Alim selaku ketua umum Madina memberikan sambutan, “Satu diantara yang paling menggembirakan bagi kita semua adalah ketika kita dapat memiliki andil dalam dakwah. Ilmu yang telah kita pelajari bertahun-tahun hendaknya jangan hanya kita saja yang menikmati. Alangkah indahnya manakala ilmu yang kita miliki juga disampaikan kepada saudara kita se iman. Sehingga tak hanya kita akan menikmati manisnya buah ilmu, tetapi juga saudara kita”. Ustadz Faisal M. Akbar selaku ketua panitia Sahdan 2017 M menambahkan, ”Dengan pembekalan ini, mudah-mudahan da’i yang dikirim mampu menjawab tantangan umat dan bertahan serta berdaptasi ditempat tugas sekalipun dengan kondisi apa adanya”. Kegiatan pembekalan da’i ini berakhir pada hari Ahad 4 Sya’ban 1438 H. Masih ada sekitar 3 pekan untuk para da’i mempersiapkan diri sebelum berangkat di tempat tugas masing-masing. (Rhofiq)