Perjalanan Qurban Menembus Pedalaman Flores

0

Dalam program rutin tahunan Qurban & Dakwah Pedalaman. Dzulhijah 1437 H, Majelis Dakwah Islam Indonesia “MADINA” berkhidmat kembali untuk Ummat.

Di Iedul Adha 2016 M, MADINA menyalurkan hewan Qurban ke berbagai pelosok Nusantara. Diantaranya Sulawesi Utara, Flores, Halmahera, Balikpapan, Ambon, Mentawai, Kulonprogo, Banjarnegara dan Banyumas. Dan pada kali ini, kami berkesempatan bersilaturahmi dengan saudara-saudara kita di Daerah pelosok dan rawan Kristenisasi Dusun Kawukak dan Dusun Apelame Desa Watanhura, Kec. Solor Timur, Kab. Flores Timur, Prop. Nusa Tenggara Timur.

Bermula dari Perdana Halim Kusuma Airport kisah perjalanan ini dimulai. Dengan maskapai Batik Air class economy, kami terbang menuju El Tari International Airport Kupang. Menginap satu malam di Kupang, esok harinya dengan menggunakan salah satu pesawat baling-baling dari Maskapai Nam Air, barulah kami bertolak menuju Gewayantana Airport Larantuka. Tepat pukul 07.00 waktu setempat kami sampai di Larantuka. Setelah hampir 3 jam menunggu, akhirnya seseorang yang kan menjadi guide perjalanan kami menuju Lokasi sampai di Bandara. Setelah itu barulah kami menuju pelabuhan dengan sepeda motor. Sesampai di pelabuhan Larantuka, kami menunggu dahulu karena jadwal kapal motor ke Solor pukul 12.00 baru berangkat. Setelah hampir satu jam di laut, akhirnya kami sampai di pelabuhan Solor. Dari pelabuhan Solor masih lagi menempuh perjalanan 40 menit menggunakan sepeda motor melewati perbukitan tandus dan gersang. Memang salah satu problem utama disini adalah Air Bersih. Kalau dulu kita pernah melihat salah satu iklan minuman mineral “sekarang sumber air sudah dekat” yg kalau kita beli, kita ikut menyumbang pengadaan air bersih. Yaa itu di daerah Flores sudah.

Pulau Solor terbagi menjadi Tiga bagian. Solor Timur, Solor Barat dan Solor Selatan. Muslim disini hanyalah minoritas. Jika dipresentasekan Kristen 75%, sedangkan Muslim sisanya yaitu 25%. Menurut salah satu penuturan warga setempat, daerah yang berpenghuni Kristen akses jalan bagus-bagus sedangkan untuk akses masuk ke Desa Muslim susah. Sudah lama rusak namun belum juga diperbaiki. Jarangnya Air bersih merupakan problem utama. Maka jika ada anak-anak atau ibu-ibu membawa ember berisikan air ditaruh diatas kepala mereka itu adalah hal yang biasa di Flores. Berjalan ratusan meter bahkan berkilo-kilo menaiki dan menuruni bukit hanya untuk mendapatkan air bersih karena tidak setiap dusun dan desa ada sumur air bersih dan tawar yang bisa digunakan untuk minum dan memasak.

Kambing menjadi primadona disini. Kalau kita melihat di sebagian daerah Jawa, orang-orang seringkali memilih daging Sapi daripada daging Kambing ketika hari raya Qurban tapi tidak di Flores yang penting dapat saja itu sudah menjadi kebahagiaan sendiri bagi mereka. Warga setempat tidak makan daging kecuali ketika hari ied seperti ini atau ketika ada perayaan tertentu berbeda dengan di Jawa atau daerah lain ingin daging tinggal beli di warung sate maupun restaurant yang bisa dijumpai di hampir setiap kecamatan. Dan di Pulau Solor ini jarang sekali ada Sapi. Karena memang daerah kering dan tandus. Kalau ingin sapi, haruslah mendatangkan dari Pulau sebelah.

Alhamdulillah, pada hari raya Iedul Qurban 1437 H Madina bisa menyalurkan tujuh ekor Kambing Qurban ke daerah ini. Daerah yang tentunya pelosok, jauh dari arti kata kemewahan duniawi dan juga rawan kristenisasi. Lima Kambing telah tersalurkan di Dusun Kawukak, Desa Watanhura II, Kec Solor Timur, Kab Flores. Sedangkan sisanya yang dua telah tersalurkan di Dusun Apelame, Desa Watanhura II, Kec Solor Timur, Kab Flores. Semoga di Iedul Qurban tahun mendatang bisa menyalurkan lebih banyak lagi. Karena masih ada daerah-daerah lain yang belum terjangkau. Dan jika tidak ada hewan Qurban dari daerah lain, bisa jadi di daerah sini pada hari raya Iedul Adha tidak menyembelih maupun makan daging. Dengan adanya program “Qurban dan Dakwah Pedalaman” ini tercatat 168 KK di Solor Timur bisa makan daging pada hari raya Iedul Qurban.

Dan tentunya kami mengucapkan Jazakumullah khoirol Jaza’ kepada seluruh donatur dan Mudhohi yang berkenan berqurban di Flores Nusa Tenggara Timur. Semoga di Iedul Qurban mendatang, kami bisa menyalurkan Qurban lebih banyak lagi karena Kebahagiaan mereka, Kebahagiaan kita juga….

Flores, 14 September 2016
(Rhofiq Feyz)

1 2 3 4 5 6 9 10     15 16 28 29 31 32 33 37 38  41