Rasa Takut Yang Berlebih

0

Rasa Takut Yang Berlebih

Pertanyaan:

Bagaimana cara supaya bisa siap menghadapi kematian, tidak takut berlebih karena belum punya bekal amal ? karena saya selalu mengingat kematian hingga ketakutan yang berlebihan saya sudah berusaha beribadah tapi merasa selalu kurang.

Jawaban:

alhamdulillah wa ba’du.

Dalam usaha menghadapi kematian hendaknya seorang muslim mempersiapkan dua hal. Yaitu bekal Iman dan bekal amal.

Sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Rabb kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka dengan mengatakan: “Janganlah kamu takut dan janganlah merasa sedih; dan gembirakanlah mereka dengan jannah yang telah dijanjikan Allah kepadamu.” (QS. Fushilat: 30)

Dalam hal keimanan, ada tiga rukun yang harus ada dalam jiwa seorang mukmin, yaitu Khauf (rasa takut) Raja’ (rasa pengharapan) dan mahabbah (rasa cinta).

Ketiga sifat itu harus mengisi jiwa seorang mukmin, jangan hanya salah satunya saja. Ketika seseorang takut kepada Allah hendaknya dibarengi dengan kedua sifat lainnya. Sehingga tidak terjadi rasa takut yang berlebih dalam hatinya.

Ketika seorang yang berbuat dosa maka hendaknya ia takut kepada siksaan Allah, disamping itu ia juga harus menanamkan sifat raja’, rasa harap semoga Allah menerima taubatnya.

Begitupula terhadap bekal amal. Hendaknya seseorang selalu memperbaiki dan meningkatkan kualitas amalannya serta istiqomah dalam mengerjaknnya.

Terutama amalan-amalan yang memudahkan hamba meraih husnul khatimah.