Memandu dengan ilmu

Usulkan Pajak Makanan Halal, Asosiasi Muslim Prancis Rancang Pendanaan untuk Masjid.

0

madina.or.id, Prancis —Dewan Imam Muslim Prancis (CFCM), sebuah kelompok berpengaruh yang mewakili Muslim Prancis, mengusulkan pajak atas makanan halal untuk mendanai masjid dan melawan radikalisasi, lansir Independent, Sabtu (5/8/2016).

Anouar Kbibech, ketua Dewan Iman Muslim Prancis (CFCM), menguraikan rencana untuk sebuah yayasan baru yang akan membantu mengurangi sumbangan asing di tengah kekhawatiran atas ekstremisme.

Idenya telah didukung oleh politisi sayap kanan maupun kiri, meskipun ada keraguan di mana pajak tersebut dapat diterapkan.

“Idenya sudah ada sejak CFCM didirikan,” kata Kbibech.

“Kami telah mencapai langkah pertama dengan penandatanganan piagam halal CFCM, yang mendefinisikan kriteria halal di Prancis.”

“Pada musim gugur kita akan membahas bagian kedua, yang merupakan kontribusi keuangan dari organisasi halal untuk amal.”

Dana yang terkumpul akan digunakan untuk membayar gaji imam, pendanaan pembangunan dan pengoperasian masjid, dimana masjid tidak menerima dukungan dari negara di bawah hukum Prancis.

Usulan tersebut muncul setelah Manuel Valls, Perdana Menteri Prancis, menyerukan larangan sumbangan dana asing untuk tempat ibadah Muslim di tengah kekhawatiran atas ekstremisme menyusul serangkaian serangan teror.

Sementara itu kontroversi menyeruak mengenai penjualan makanan halal di Perancis, dimana supermarket halal di Colombes diperintahkan untuk menjual daging babi dan minuman beralkohol dengan kemasan tertutup pada minggu ini. [zdryn-islampos]