Waqaf

Wakaf termasuk amal ibadah yang paling mulia bagi kaum muslim, yaitu berupa membelanjakan harta benda. Dianggap mulia, karena pahala amalan ini bukan hanya dipetik ketika pewakaf masih hidup, tetapi pahalanya juga tetap mengalir terus, meskipun pewakaf telah meninggal dunia. Bertambah banyak orang yang memanfaatkannya, bertambah pula pahalanya; terlebih bila yang memanfaatkan hasil wakaf ini orang yang berilmu, ahli ibadah dan pendakwah, tentunya akan lebih bermanfaat lagi.

Al Qur’an merupakan mukzijat yang dimiliki oleh Nabi Muhammad SAW yang hingga saat ini masih ada. Al Qur’an memiliki keutamaan bagi pembacanya. Begitu juga dengan kitab-kitab syar’i. Menuntun mempelajarinya mendapatkan pahala, apalagi mengamalkannya.

Bagaimana jika AL-Qur’an dan Kitab-kitab ini yang wakafkan. Seorang yang membaca al-qur’an, 1 huruf aja keutamaannya seperti 10 kebaikan bahkan lebih. Pahala ini bukan hanya dinikmati oleh pembacanya saja, tapi pahalanya juga mengalir kepada orang yang mewakafkannya. Bagaimana jika kita mewakafkan puluhan, ratusan bahkan ribuan al-qur’an. dibaca, dipelajari dan diamalkan. Semoga Allah membalas dengan sebaik-baik balasan. Masyaa Allah…

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda,
“Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim).

Yayasan Madina Indonesia mengajak kaum muslimin untuk ikut program wakaf al-Qur’an, yang akan disalurkan kepada masyarakat, masjid dan mushalah bahkan dunia dunia pendidikan seperti pesantren-pesantren.

Siapkan Donasi Terbaik anda
BSM 7117 7117 27

a/n Yayasan Madina Indonesia

Tambahkan 550 pada digit terakhir

konfirmasi 081316000619