Dakwah di Pulau Sabesi, Saksi bisu Kedahsyatan Letusan Krakatau

secara geografis pulau ini terletak di selat Sunda atau wilayah selatan perairan Lampung

0

(Madina.or.id) Pulau Sebesi adalah sebuah pulau yang secara administratif berada di wilayah Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, Indonesia. Berbentuk seperti gunung berapi dengan ketinggian 844m, secara geografis pulau ini terletak di selat Sunda atau wilayah selatan perairan Lampung. Lebih tepatnya lagi P. Sebesi berada di sebelah selatan dari Pulau Sebuku, sebelah timur Pulau Serdang dan Pulau Legundi, serta sebelah Timur Laut Gugusan Krakatau.

Pulau ini merupakan daratan yang paling dekat dengan Gugusan Krakatau dan turut menjadi saksi kedahsyatan letusan besar Krakatau tahun 1883 M. Sejak dulu Pulau Sebesi sangat terkenal akan kesuburan tanahnya. Nama Pulau Sebesi diduga berasal dari bahasa Sansekerta, Sawesi (Savvesi). Masyarakat sekitar biasa menyebut Pulau Sebesi dengan sebutan Pulo’.

Ramadhan 1440 H, Majelis Dakwah Islam Indonesia (Madina) mengirim 85 dai ke berbagai daerah dari Sabang hingga Merauke. Salah satu nya adalah di Pulau Sabesi.

 

Masjid Jami’ Al Imaan yang berada di desa Tejang pulau Sebesi menjadi salah satu Masjid tempat berdakwah Dai yang dikirim oleh Madina. Kajian ba’da shubuh perdana di awal Ramadhan dihadiri kurang lebih 80 jama’ah bapak-bapak dan Ibu-ibu warga desa. Mereka terlihat antusias dalam mendengarkan kajian.

Masyarakat dan tokoh setempat memberikan sambutan yang baik kepada Dai yang datang ke kampung mereka. Setelah selesai kajian di lanjutkan dengan foto bersama dengan pengurus masjid dan tokoh desa Tejang. (Rhofiq F.)