Mengasah Sang “Kunci Peradaban”

0

Pemuda adalah generas penerus suatu bangsa. Maju dan mundurnya suatu bangsa tergantung dari bagaimana pemudanya. Dalam Islam, pemuda memiliki peranan penting yaitu mempelajari dan mengetahui ilmu agama Islam. Namun seiring berjalannya waktu, para pemuda kini seperti kehilangan identitas dan jati diri mereka. Terombang-ambing dengan arus hedonis dan permisif. Lebih banyak mencontoh pergaulan kekinian yang kebablasan. Sehingga pemuda tak lagi sebagai tonggak perubahan tapi justru menjadi lumbung kerusakan.

Alhamdulillah Madina kembali menyalurkan wakaf Al-Qur’an. Dan kali ini wakaf Al-Qur’an ini membidik generasi milenial di mushalah As-Syahid, Desa Luhu, Kabupaten Seram bagian Barat, Maluku. Semoga apa yang kita berikan ini bermanfaat dan menambah semangat mereka dalam balajar ilmu agama, serta menjadi generasi penerus perjuangan islam nantinya. Aamiin.

Jazakumullah kepada para donatur yang telah mendukung program wakaf Al-Qur’an ini. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah ta’ala. Aamiin ya Rabb.

===============================================

Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam bersabda,
“Apabila anak Adam (manusia) wafat, maka terputuslah semua (pahala) amal perbuatannya kecuali tiga macam perbuatan, yaitu sedekah jariah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya” (HR. Muslim).

Yayasan Madina Indonesia mengajak kaum muslimin untuk ikut program wakaf al-Qur’an, yang akan disalurkan kepada masyarakat, masjid dan mushala bahkan didunia pendidikan seperti pesantren-pesantren.

Siapkan Donasi Terbaik anda
BSM 7117 7117 27

a/n Yayasan Madina Indonesia

Tambahkan 550 pada digit terakhir

konfirmasi 081316000619