Penyebaran Dakwah

Penyebaran dakwah Islam memiliki dua tujuan utama, hal ini sebagaimana yang difirmankan Allah dalam Al-Qur`an:

“Dan (ingatlah) ketika suatu umat di antara mereka berkata: “Mengapa kamu menasihati kaum yang Allah akan membinasakan mereka atau mengazab mereka dengan azab yang amat keras?” Mereka menjawab: “Agar kami mempunyai alasan (pelepas tanggung jawab) kepada Rabb kalian, dan supaya mereka bertakwa.” (QS. Al A’raf:164)

Pertama, sebagai alasan (pelepas tanggung jawab) seorang muslim dihadapan Allah.

Seorang muslim yang mendapatkan ilmu memiliki tugas untuk mengajarkannya kepada orang lain. Sebab, kelak ketika Allah meminta pertanggung jawaban terhadap ilmu yang ia miliki iapun dapat mempertanggung jawabkannya.

Ketika ia telah mendakwahkan ilmunya kepada keluarga, kerabat dan lainnya, namun mereka enggan menerimanya maka ia akan menjawab, “Aku telah mendakwahi mereka Ya Allah.” Sehingga ia tidak disiksa bersama mereka. Namun jika tidak, meskipun ia seorang alim (orang berilmu) ia akan disiksa bersama dengan sanak kerabatnya.

Begitupula ketika orang alim telah mendakwahkan ilmunya maka ia akan terhindar dari bencana di dunia dan tidak dilaknat Allah, sebagaimana sebagaimana firman-Nya:

“Telah dilaknati orang-orang kafir dari Bani Israel dengan lisan Daud dan Isa putra Maryam. Yang demikian itu, disebabkan mereka durhaka dan selalu melampaui batas. Mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan mungkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.” (QS. Al-Maidah: 78-79)

Sebab turunya azab di dunia adalah ketika orang yang berilmu enggan menasehati orang lalai mengingat Allah atau bermaksiat kepada-Nya.

Kedua, agar manusia bertakwa.

Harapan agar manusia bertakwa setelah mendapat dakwah merupakan hal yang diinginkan para ulama`.

Agar manusia dapat mentauhidkan Allah, beribadah dengan ikhlas dan sesuai tuntunan Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam.

Dari aspek cakupan yang diinginkan dari penyebaran dakwah. ada dua macam; Pertama: dakwah tersampaikan di semua lini kehidupan masyarakat baik kalangan atas, menengah maupun bawah. Kedua: coverage dakwah yaitu dakwah tersebar di semua jangkauan wilayah nusantara, perkotaan, pedesaan, daerah padat sampai ke pelosok terpencil. Dakwah for all.