Wakaf Al-Qur’an Untuk Santri Penghafal Al-Qur’an

0

Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda dalam haditsnya yang berbunyi

إذَا مَاتَ الإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ : صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُولَهُ

artinya : ”Jika manusia mati, maka terputuslah amalnya kecuali tiga perkara, sedekah jariyah, ilmu yang diambil manfaatnya, dan anak shalih yang selalu mendo`akan orang tuanya.” (HR. Muslim).

Dari hadits diatas, imam nawawi merincikan bahwa yang dimaksud sedekah jariyah adalah wakaf. Sedekah jariyah adalah sedekah yang pahalanya akan terus mengalir bahkan setelah kematian dari orang yang bersedekah selama harta sedekahnya masih bermanfaat untuk kebaikan masyarakat muslim pada umumnya.

Alhamdulillah juli 2020, Madina kembali membagikan wakaf Al-Qur’an kepada santri-santri penghafal Al-Qur’an. Di ma’had Daarul Huffazh Banten Madina menyalurkan sebanyak 70 pcs Al-Qur’an Wakaf. Semoga al-Qur’an wakaf ini bisa menjadi wasilah mereka dalam menghafal Al-qur’an dan ilmu dien lainnya. Aamiin.

Jazakumulluhu khairan kami ucapkan kepada para donatur yang telah mendukung program-program dakwah dan sosial Madina. Semoga amal ibadah kita diterima oleh Allah dan dibalas dengan sebaik-baik balasan. Aamiin.

Yayasan Madina Indonesia melalui program wakaf al-qur’an mangajak para muhsinin untuk mengabadikan hartanya sebagai bentuk amal jariah di hadapan Allah azza wa jallah.

Salurkan Donasi Terbaik anda
BSM 7117 7117 27

a/n Yayasan Madina Indonesia
Tambahkan 550 pada digit terakhir
konfirmasi 081316000619